Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 September 2017

6 Cara Ampuh Mengatasi Anak Susah Makan Sayur,,Yuk dicoba Bun Tipsnya Berikut Ini

Menurut data dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat, sekitar 97 persen anak di bawah usia lima tahun di Indonesia tidak mengonsumsi cukup buah dan sayur. Salah satu penyebabnya karena anak susah makan sayur dan buah.

Padahal buah dan sayur adalah salah satu sumber nutrisi yang bermanfaat untuk tumbuh kembang anak. Bila asupan anak terhadap keduanya kurang, maka akan memengaruhi tumbuh kembangnya.





Anna Surti Ariani, S.Psi., psikolog anak dan keluarga dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia, memberikan kiat untuk mengatasi anak susah makan buah dan sayur. Berikut beberapa di antaranya:
  • Ceritakan dongeng tentang makanan. Bangkitkan selera makan anak dengan mendongeng tentang makanan yang lezat.
  • Buat anak lapar. Ajak anak bermain aktif sebelum waktu makan tiba, agar anak lapar pada jam makan.
  • Ajak anak memasak. Libatkan anak dalam proses memasak supaya dia tergoda untuk mencobanya.
  • Berikan alat makan lucu untuk anak. Alat makan yang lucu bisa membuat anak lebih bersemangat makan.
  • Tata makanan secara unik. Bentuklah makanan menjadi karya yang menggemaskan supaya dia lebih berselera makan.
  • Lakukan teknik psikologi yang keren. Ubahlah situasi membosankan menjadi proses makan yang menyenangkan, seperti:
  • Bujuklah anak sambil belajar membaca jam. Tunjukkan gerakan jarum panjang di jam dinding. Katakan kepada anak, “Saat jarum panjang di angka tiga, makan yuk.”
  • Berikan anak pilihan cara makan. Anak bisa memilih sayur mana yang akan dimakan terlebih dahulu, atau siapa yang akan menemaninya makan.
  • Ajak anak berimajinasi dengan makanannya. Anak bisa diajak membayangkan makanannya sebagai mobil, robot, makanan yang memberikan kekuatan super, atau apa pun yang membuat anak senang.

“Penting bagi orangtua untuk memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan cara pemberian makan yang tepat bagi anak. Dengan demikian, makan buah dan sayur menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi anak,” kata Anna di sela- sela acara Konferensi Pers Program Edukasi Kebiasaan Makan Sehat 2017, di Jakarta.

Selain itu, cara pemberian makan yang tepat dapat mendatangkan begitu banyak manfaat buat anak.

“Manfaat yang didapat di antaranya adalah mengurangi risiko obesitas, menstimulasi kemampuan berkonsentrasi, meningkatkan ketekunan, bahkan menjadi sarana belajar berbagai keterampilan sosial,” lanjutnya.

Berbagai manfaat ini akan berkembang kurang optimal apabila cara pemberian anak kurang tepat. Contoh cara pemberiam makan yang kurang tepat adalah mencekoki anak, terus menyuapi anak dengan paksa, atau membiarkan anak makan sambil menonton televisi atau bermain.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi anak susah makan sayur dan buah yang bisa Anda coba. Jangan sampai anak kekurangan asupan buah dan sayur. Jika kekurangan asupan nutrisi, pertumbuhannya dapat terhambat dan anak pun sulit menyerap atau mempelajari hal baru.


Iniloh Cara Tepat Atasi Batuk pada Anak,,Yuk Baca Tipsnya Berikut Ini.

Batuk adalah kondisi yang sangat mengganggu. Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, ini juga terjadi pada anak-anak. Di saat anak terserang batuk, orangtua sering kebingungan untuk mengatasinya.

Batuk merupakan suatu gejala alergi akibat masuknya kuman ke dalam tubuh atau bisa juga sebagai respons pertahanan tubuh. Jika anak batuk, Anda sebagai orangtua tidak boleh sembarangan pilih obat.




Lantas, apa yang harus dilakukan orangtua untuk mengatasi batuk pada anak?

  • Kurangi aktivitas anak dan biarkan ia beristirahat.
  • Gunakan humidifier di kamar anak, untuk memudahkannya bernapas di saat ia tidur.
  • Berikan makanan yang hangat dan lembut –seperti sup– dan minuman hangat –seperti teh hangat. Makanan dan minuman hangat dapat membantu mengencerkan lendir ataupun dahak yang menempel di saluran pernapasan anak.
  • Jika anak tidur, tinggikan posisi kepalanya agar ia mudah bernapas sewaktu batuk melanda.
  • Untuk anak berusia >1 tahun, Anda dapat memberikan madu. Madu dipercaya dapat menyembuhkan batuk, serta memiliki kandungan antibiotic agent.
  • Campuran jahe dan peppermint. Ini dapat memberikan kehangatan pada tenggorokan dan dapat mengencerkan lendir atau dahak pada anak.

Dengan mengetahui cara yang tepat dalam mengatasi batuk pada anak, sekarang Anda tidak perlu khawatir berlebihan lagi. Selamat mencoba!


Senin, 21 Agustus 2017

Iniloh Manfaat Sayur Bayam dan Buncis Bila Dikomnsumsi Tiap Hari Bagi Anak..

Tak hanya dengan rajin meminum susu atau rutin berolahraga, ada baiknya anak-anak menjaga asupan makanan dengan kadar gizi yang seimbang setiap hari jika ingin tumbuh lebih tinggi. Memang, tinggi badan juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik, namun, jika anak menjaga gaya hidup sehat, khususnya dalam menjaga pola makannya, maka mereka pun bisa tumbuh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tinggi orang tuanya. Pakar kesehatan sendiri sangat merekomendasikan beberapa sayuran berikut untuk dikonsumsi anak-anak karena bisa membantu pertumbuhan.




Sayur bayam
Bayam ternyata kaya akan kandungan nutrisi yang bisa membantu pertumbuhan anak secara maksimal seperti kalsium, vitamin, zat besi, dan juga serat. Dengan rutin mengkonsumsinya, anak tentu akan bisa mendapatkan tinggi badan yang diharapkan.

Buncis
Salah satu sayuran yang disukai banyak orang ini juga kaya akan kandungan seperti vitamin, karbohidrat, asam folat, serat, serta protein. Mengkonsumsi buncis secara rutin juga akan membantu anak meningkatkan tinggi badannya.

Brokoli
Sayuran dengan bentuk yang unik karena mirip dengan pohon ini ternyata kaya akan kandungan vitamin C, serat, dan zat besi. Memasukkan brokoli dalam diet harian ternyata bisa membantu merangsang hormon-hormon di dalam tubuh yang membantu proses pertumbuhan bekerja dengan lebih baik.

Bok choy
Bok choy atau yang kerap kita sebut sebagai kubis Cina ini kaya akan kandungan serat, vitamin, dan karbohidrat. Mengonsumsi bok choy dengan teratur juga akan membuat hormon-hormon pertumbuhan bekerja dengan lebih maksimal yang tentu akan membuat tubuh anak menjadi lebih tinggi.

Kacang polong

Mengkonsumsi kacang polong sebagai lauk atau camilan ternyata bisa membantu anak mendapatkan pertumbuhan tinggi badan dengan maksimal. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan sehat seperti protein, vitamin, serat, dan mineral di dalamnya.

Minggu, 13 Agustus 2017

Bayi Sudah Mulai Merangkak? Lakukan Ini demi Melindungi Lututnya Agar Tidak Kering dan Menghitam

Saat bayi sudah mencapai usia 7 hingga 10 bulan, mereka cenderung mulai belajar merangkak. Pada usia ini, bayi akan sangat bersemangat untuk bergerak menjelajahi rumah dan bahkan terkadang bisa sampai keluar rumah. Kerapnya bayi bergerak dengan menggunakan lututnya ini membuat lututnya lebih beresiko menjadi kering atau bahkan menghitam.




Pakar kesehatan menyebutkan bahwa penyebab dari lutut yang kering dan menghitam saat sudah mulai belajar merangkak adalah karena gesekan dan tekanan pada lutut saat bergerak merangkak, apalagi jika permukaan tempat merangkak cukup keras dan kasar. Yang menjadi masalah adalah, lutut yang menghitam ini bisa saja bertahan hingga anak tumbuh besar sehingga tentu akan mengganggu penampilannya. Apakah ada cara agar lutut bayi tidak menghitam saat mulai belajar merangkak?

Memakaikan celana panjang
Pakar kesehatan menyarankan orang tua untuk memakaikan celana panjang dari bahan katun agar lutut bayi lebih terlindungi saat mereka merangkak. Dengan memakai bahan katun yang cenderung lentur, anak juga tidak akan mudah terpeleset sehingga resiko untuk terkena cedera juga kecil. Hal ini berbeda jika anak memakai celana dengan bahan sintetis seperti nylon atau polyesteryang cenderung lebih kasar dan bisa menyebabkan iritasi pada lutut anak.

Mementangkan karpet atau selimut di lantai

Kita bisa membentangkan karpet atau selimut pada tempat anak kerap merangkak seperti di ruang keluarga atau kamar tidur. Dengan adanya selimut atau karpet ini, maka lutut anak akan lebih terlindungi dari gesekan atau tekanan saat merangkak sehingga tidak akan mudah terkena iritasi.

Selalu memperhatikan dimana bayi merangkak

Pastikan bahwa bayi tidak merangkak di permukaan yang keras seperti tanah, kerikil, atau permukaan semen. Permukaan yang keras dan kasar ini dikhawatirkan bisa melukai permukaan tangan dan lutut. Hanya saja, bayi masih diperbolehkan untuk merangkak di permukaan rumput yang bersih.


Senin, 07 Agustus 2017

Apa sesungguhnya manfaat tidur siang? bagi Anak yang bunda harus ketahui

Setelah beraktivitas pada siang hari, umumnya orangtua menerapkan aturan tidur siang pada anak. Apa sesungguhnya manfaat tidur siang?

Bukan rahasia lagi bahwa tidur siang menyimpan segudang manfaat bagi anak. Namun, terlalu banyak tidur siang juga tidak baik, lho!

Lamanya tidur yang dibutuhkan oleh anak dipengaruhi berbagai faktor. Terutama faktor usia. Secara umum, semakin muda usia anak maka lama tidurnya akan lebih panjang.






Bayi yang berusia di bawah sebulan membutuhkan 15–16 jam tidur dalam sehari. Pada usia ini, tidak ada pola tidur yang tetap, dan tidak dipengaruhi oleh malam atau siang hari.

Pada usia satu bulan hingga satu tahun, bayi membutuhkan tidur selama 14–15 jam sehari. Pola tidur mulai terbentuk di usia ini dan biasanya bayi tidur lebih lama pada malam hari.

Pada usia satu hingga tiga tahun, anak membutuhkan 12–14 jam tidur dalam sehari. Lamanya tidur akan berangsur-angsur berkurang hingga usia dua belas hingga delapan belas tahun (rata-rata anak akan tidur 8–9 jam sehari).

Kebanyakan, anak berusia di bawah lima tahun masih memiliki jadwal tidur siang yang rutin, sedangkan anak di atas lima tahun tidak selalu membutuhkan tidur siang.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan
 
Tidur siang bermanfaat untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi anak sesuai usianya. Namun, tidak ada peraturan yang secara umum dapat diterapkan terkait waktu tidur siang yang baik.

Hal yang harus diperhatikan adalah, apakah lama tidur anak dalam sehari telah tercukupi.

Sebagai contoh, beberapa anak berusia enam tahun dapat memenuhi kebutuhan tidurnya selama 12 jam pada malam hari, tetapi beberapa anak enam tahun lainnya mungkin hanya tidur 10 jam pada malam hari sehingga membutuhkan dua jam tidur pada siang hari.

Untuk menilai apakah kebutuhan tidur anak telah tercukupi, maka beberapa pertanyaan dapat membantu.

Cobalah mengevaluasi kondisi-kondisi berikut: Apakah anak tampak mengantuk pada siang hari, apakah anak tampak rewel pada sore hari, apakah anak sulit dibangunkan pada pagi hari, atau apakah anak mengalami gangguan dalam memusatkan perhatian di sekolah.

Bila anak mengalami masalah-masalah tersebut, mungkin kebutuhan tidurnya belum tercukupi.

Jadi, kebutuhan tidur anak bervariasi sesuai usianya. Secara umum, anak yang berusia di atas lima tahun tidak membutuhkan tidur siang lagi. Namun, bila kebutuhan tidur anak tidak terpenuhi pada malam hari, tidur siang dapat membantu untuk mencukupinya.


Baca Ini Sebelum Membeli Car Seat untuk Anak

Car seat merupakan sebuah kursi khusus yang dapat membantu anak duduk lebih nyaman di dalam mobil

Car seat merupakan sebuah kursi khusus yang dapat membantu anak duduk lebih nyaman di dalam mobil. Meski terkesan baik, ternyata ada beberapa faktor yang membuat penggunaan car seat justru membahayakan anak.

Seperti dikutip liputan6.com, berikut hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli car seat:





    Pengaman pada Car Seat


    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 95% orangtua meletakkan anaknya yang baru lahir di car seat saat pulang dari rumah sakit. Sayangnya hal tersebut tidak dibarengi dengan pengetahuan dan kemampuan menyetel pengaman car seat yang benar.

    "Kesalahan terbesar adalah membiarkan tali pengikat terlalu longgar. Kesalahan besar lainnya adalah membiarkan klip dada tidak terkunci rapat atau meletakkannya terlalu rendah," kata profesor pediatri di Oregon Health & Science University dan Certified Child Passenger Safety Technician (CPS), Ben Hoffman, MD.

    Menurut Hoffman, pengaman car seat harusnya berada di dekat pangkal ketiak bayi. Dengan begini, tali pengaman akan menyangga bayi dengan sempurna.

    Fungsi Utama Car Seat


    Tidak masalah bila Anda ingin menggunakan car seat warisan. Namun, pastikan car seat tersebut masih berfungsi 100%, masih memiliki bagian utuh, dan tidak rusak.

    “Asalkan (car seat) belum rusak dan masih memiliki semua bagian aslinya,” kata Hoffman.
    Menggunakan car seat bekas, berarti Anda harus mengetahui dengan pasti siapa pengguna sebelumnya dari kursi tersebut.

    Umur Car Seat


    Sebagian besar car seat hanya memiliki umur 6 tahun. Artinya Anda tak boleh menggunakan kembali car seat yang telah tersimpan di gudang selama lebih dari 6 tahun. Anda bisa melihat dan mengetahui umur car seat dari stiker yang berisi tanggal pembuatan.

    "Anda harus bisa menemukan tanggal pada stiker di kursi (car seat), dan pastikan bahan termasuk jok di kursi (car seat) masih layak, aman, dan nyaman digunakan," kata Hoffman.

Pastikan Anda memilih car seat yang tepat, agar perjalanan bersama anak lebih aman dan menyenangkan. Jangan lupa untuk memeriksa kembali tali pengaman pada car seat sebelum tancap gas, ya!

Gejala dan Penyebab Anak Terserang Virus Rubella

Rubella berbeda dengan campak. Rubella adalah penyakit yang ditularkan oleh virus rubella dengan gejala sebagai berikut.

Anda pernah mendapati tubuh anak ruam dan demam? Awalnya, Anda mungkin mengira bahwa kondisi tersebut merupakan gejala campak. Namun, hati-hati, keadaan tersebut bisa jadi merupakan gejala infeksi rubella alias campak Jerman.

Rubella berbeda dengan campak. Rubella adalah penyakit yang ditularkan oleh virus rubella. Penyakit ini sering menyerang anak. Sementara campak (Measles) merupakan penyakit infeksi virus yang mudah menular melalui batuk dan bersin.





Menurut situs Health Line, virus rubella sangat mudah dan cepat menular. Seseorang bisa terkena rubella jika menyentuh mulut, hidung, mata, atau bekas lendir atau cairan dari orang yang terinfeksi rubella. Anda mungkin juga bisa terkena rubella melalui berbagi makanan atau minuman dengan seseorang yang terinfeksi rubella.

Gejala infeksi rubella

Gejala infeksi rubella sebenarnya terbilang ringan, yaitu demam ringan, nyeri tenggorokan, sakit kepala, sesak napas dan pilek, mata merah, serta ruam merah yang dimulai dari wajah dan menyebar ke lengan serta kaki dengan cepat. Umumnya, gejala infeksi rubella yang ditunjukkan memang tidak terlalu signifikan dan sulit untuk dikenali.

Tanda-tanda dan gejala dari infeksi rubella biasanya muncul antara dua atau tiga minggu setelah terpapar virus. Gejala yang ditimbulkan biasanya akan bertahan selama 2-3 hari.

Infeksi rubella juga bisa terjadi pada ibu hamil dan menular ke janin melalui plasenta. Rubella pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran dan juga kelainan pada bayi baru lahir.

Biasanya, komplikasi dari penyakit rubella 70 persen adalah artritis atau nyeri sendi. Sedangkan pada bayi biasanya terdapat kelainan jantung, pengelihatan dan pendengaran, gangguan kognitif, gangguan hati, dan limpa.

Infeksi virus rubella sebenarnya dapat diminimalisir, bahkan dicegah dengan memberikan vaksin Measles Rubella (MR) kepada anak. Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengampanyekan imunisasi tersebut untuk menekan angka anak terpapar virus rubella.


Senin, 31 Juli 2017

Bunda Harus Tahu...Jangan Biarkan Anak Tidur Terlalu Larut Karena Bisa Mempengaruhi Kecerdasannya

Penggunaan gadget yang terlalu berlebihan atau bahkan karena banyaknya tugas yang harus diselesaikan kerap kali membuat anak tidur pada jam yang cukup larut. Padahal, pakar kesehatan menyebutkan jika anak-anak seharusnya tidur dengan waktu yang lebih lama dari waktu tidur ideal orang dewasa, yakni sekitar 8 jam. Andai anak tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup karena baru bisa tertidur pada waktu yang cukup larut, maka Ia beresiko tinggi mengalami penurunan kecerdasan secara bertahap. Bagaimana hal ini bisa terjadi?




Pakar kesehatan menyebutkan jika andai anak dibiasakan untuk tidur pada jam yang larut malam, maka hal ini akan berpengaruh besar pada psikologisnya. Selain itu, kurang tidur juga akan memicu kerusakan pada otak anak dua kali lebih besar. Hal ini tentu akan berimbas langsung pada kemampuan berpikir sekaligus daya ingat anak. Selain kehilangan kecerdasannya secara perlahan-lahan, pakar kesehatan yang berasal dari University Hospital of Zurich, Swiss, juga melakukan penelitian yang menemukan fakta dimana anak-anak yang tidur pada jam yang sangat larut juga memiliki kecenderungan mengalami masalah pada emosinya.

Salome Kurt, pakar kesehatan yang tulisannya pernah dimuat dalam jurnal kesehatan Frontiers in Human Neuroscience berkata jika saat tidur, otak akan beristirahat dengan lebih baik dan hal ini akan berimbas positif pada memorinya. Bagi anak-anak, tidur juga bisa menjadi waktu untuk mematangkan otak. Andai anak tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, maka proses pematangan otak ini tentu akan terganggu sehingga berpengaruh besar pada menurunnya tingkat kecerdadsan.

Profesor Monique LeBourgeois yang berasal dari University of Colorado Boulder menyarankan orang tua untuk memastikan anaknya bisa tidur tepat waktu setiap harinya. Ia bahkan meminta orang tua untuk lebih tegas dengan melarang atau bahkan menyita gadget yang dipegang anak untuk memastikan mereka mendapatkan waku tidur yang cukup setiap harinya. Dengan anak yang tidur dengan cukup, mereka pun akan tumbuh dalam kondisi yang sehat, cerdas, dan tidak mengalami masalah psikologis layaknya stress dan depresi.

Kamis, 27 Juli 2017

Seperti Apakah Tanda Anak yang Kurang Gizi? Yuk Kenali Ciri-cirinya Berikut Ini Bun

Meskipun kita sudah berusaha untuk memberikan makanan terbaik bagi anak, dalam realitanya ada kemungkinan anak mengalami masalah kurang gizi. Pola makan yang tidak seimbang karena kebiasaan anak diberi makanan yang itu-itu saja atau cenderung hanya menyukai makanan tertentu ternyata bisa membuat mereka mengalami kurang gizi. Jika hal ini terjadi, maka anak pun akan beresiko terkena berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa tanda anak yang mengalami kurang gizi.





Mengalami masalah kulit kering dan rambut kering
Karena kekurangan asupan vitamin A, D, E, dan vitamin K, maka rambut dan kulit anak pun cenderung kering.

Mengalami masalah gigi berlubang
Tidak mendapatkan asupan kalsium, vitamin D, atau vitamin larut lemak yang terdapat pada makanan bergizi bisa membuat kesehatan tulang dan gigi anak terganggu. Hal ini ternyata juga bisa berimbas pada meningkatnya resiko terkena masalah gigi berlubang. Memang, gigi anak bisa digantikan dengan gigi lain yang akan tumbuh kembali. Hanya saja, masalah gigi berlubang ini bisa menyebabkan rasa sakit dan bahkan mempengaruhi stuktur penyangga gigi.

Anak cenderung hiperaktif

Tahukah anda jika salah satu penyebab anak menjadi hiperaktif adalah karena sistem pencernaan dalam tubuhnya kurang baik? Bisa jadi masalah pada saluran pencernaan ini ternyata dipicu oleh masalah kurang gizi. Tak hanya itu, kebiasaan memberikan anak makanan siap saji ternyata juga bisa menyebabkan masalah ini.

Terlambat berbicara
Anak yang mengalami masalah kurang gizi ternyata bisa membuatnya terlambat untuk mulai berbicara. Menurut pakar kesehatan, hal ini disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin B12 yang ada dalam makanan seperti daging ayam, daging ikan, daging sapi, dan berbagai produk susu dan telur.
Baca Juga:  Segudang Manfaat Kurma Bagi Kesehatan

Demi mencegah anak mengalami masalah kurang gizi, ada baiknya kita selalu memberikan asupan makanan yang bergizi seimbang bagi mereka setiap hari. Ajari anak untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan sejak kecil agar menyukainya sehingga tetap mendapatkan asupan bergizi yang penting bagi perkembangan dan kesehatannya.

Rabu, 05 Juli 2017

HARUS TAHU !! Begini Loh Obat Alami Cacingan pada Anak secara Tradisional Simak Infonya Berikut Ini

Sėbagai orang tua kita ditutut untuk sėlalu mėmėrhatikan kėsėhatan anak dari bėragam masalah pėnyakit sėpėrti cacingan. Sėsuai dėngan namanya pėnyakit ini disėbabkan karėna ada kėhadiran cacing didalam pėrut yang mėmbawa dampak jėlėk untuk kėsėhatan badan, dampak yang diakibatkan bėrgantung pada typė cacing, ukuran, umur cacing sėrta di mana cacing bėrsarang.

Tėrdapat banyak typė cacing, sėpėrti cacing yg tidak ganas sampai cacing yang ganas, cacing ganas bėrbėntuk cacing tambang sėrta cacing pita yang bakal mėnyėbabkan ėfėk sėrius sėpėrti, pėnurunan bėrat tubuh, nafsu makan mėnyusut, sakit pėrut, mual, sėrta batuk. Hal itu karėna sėbab gėrakan cacing bisa mėnghancurkan kotoran-kotoran didalam usus yang mėnyėbabkan pada infėksi usus, dan bisa bikin organ lambung, hati, ėmpėdu, sėrta ginjal tidak bisa bėkėrja dėngan cara optimal.





Sinyal tanda pėnyakit ini susah untuk dikėnali lantaran kėluhan yang diakibatkan sangatlah sėrupa dėngan sinyal pėnyakit yang lain, tėtapi pėnyakit ini dapat dikėnali dėngan lihat susunan kotoran sėrta cairan yang dimuntahkan anak lantaran bila ada cacing atau tėlur cacing di dalamnya hal itu mėngisyaratkan bahwa si kėcil mėmanglah tėngah mėnanggung dėrita cacingan. Pėnyakit ini bisa diatasi lėwat cara mėmbėri obat tradisional buat mėrėka.

1. Wortėl
Kėhadiran cacing didalam pėrut anak dapat diatasi dėngan mėmakai ramuan yang datang dari air pėrasaan wortėl, langkahnya :

    Campur air pėrasaan wortėl dėngan santan kėntal, sėmasing sėjumlah 1 cangkir
    Bėrilah sėdikit garam, aduk sampai rata
    Minumkan pada anak yang mėnanggung dėrita cacingan



2. Kulit Mangga
Kulit mangga yang umumnya dibuang dėmikian saja nyatanya bėrguna untuk mėnyėmbuhkan cacingan, hal itu karėna sėbab di dalamnya ada daya antėlmintik yang bėrmanfaat untuk mėnghindar pėnyakit cacingan tėrlėbih untuk anak-anak, langkah mėmbuatnya cukup gampang yakni lėwat cara :

    Siapkan kulit mangga yang tėlah dicuci sampai bėrsih
    Rėbuslah sėputar 15 mėnit sampai zat antėlmintiknya kėluar
    Tuang kė gėlas lalu ambillah airnya untuk di minumkan sėkaligus


3. Akar Dėlima

    Ambilah akar dėlima sėjumlah 7 gram
    Cucilah sampai bėrsih dėngan air mėngalir
    Potong jadi sisi kėcil-kėcil
    Rėbuslah dėngan air masak sampai 15 mėnit
    Saring sėrta minumkan airnya sėkaligus


4. Biji Pėpaya
Biji pėpaya bisa dipakai untuk mėnyėmbuhkan cacing gėlang, langkahnya yaitu sėpėrti bėrikut :

    Siapkan biji pėpaya sėjumlah 2 sdm
    Kėringkan biji itu, lalu tumbuk sampai halus
    Sėduh dėngan 1/2 gėlas air panas
    Imbuhkan madu sėcukupnya
    Minumkan dėngan tėratur 2 kali dalam sėhari


5. Daun Pėpaya
Tėrkėcuali biji buah pėpaya, daun pėpaya juga bėrmanfaat untuk mėnyėmbuhkan cacing kėrmi langkahnya dapat ditėrapkan dėngan :

    Siapkan 1 hėlai daun pėpaya yang tėlah dicuci
    Rėbuslah dėngan air sėjumlah 600 cc sampai tėrsisa sėtėngahnya
    Saring sėrta minumkan airnya pada saat hangat


6. Bawang Putih
Bawang putih yang sampai kini bėrmanfaat juga sėbagai salah satu bumbu pėlėngkap satu masakan nyatanya juga bėrmanfaat untuk mėnangani cacing kėrmi, langkahnya :

    Siapkan 3 butir bawang putih, 30 gr akar pėpaya, sėrta gula mėrah sėcukupnya
    Cucilah bawang putih sėrta akar pėpaya sampai bėrsih
    Potonglah kė-2 bahan tėrsėbut
    Lalu, rėbuslah dėngan 600 cc air
    Campur potongan gula mėrah
    Aduk sėrta rėbus sampai airnya tėrsisa 300 cc
    Saring, sėrta minumkan airnya pada saat hangat



Pėnyakit ini bisa dihindari dėngan sėnantiasa pėlihara kėbėrsihan lingkungan tėmpat bėrmain anak, mėmėrhatikan makanan yang mėrėka mėngkonsumsi dan sampaikan anak untuk mėngaplikasikan gaya hidup sėhat yang bėrsih sėpėrti mėmbėrsihkan makan saat sėbėlum makan mėmakai sabun anti-sėptik, sėrta mėmbiasakan untuk mėmotong kuku, lantaran mėnghindar tambah baik dari pada mėnyėmbuhkan.


Rabu, 28 Juni 2017

Awas.. Anak yang Kurang Makan Sayur dan Buah Lebih Beresiko Terkena Penyakit Berikut Ini

Mengajari anak agar bisa rutin mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan memang cukup sulit untuk dilakukan, apalagi jika anak sudah mengenal makanan yang terasa lebih enak layaknya daging, daging olahan, atau bahkan junk food. Cukup banyak orang tua yang menyerah untuk mengajari anak mengkonsumsi sayuran atau buah dan berpikir jika asalkan anak doyan makan, maka anak akan tetap sehat. Padahal, ada baiknya kita tetap mengajari anak mengkonsumsi sayur dan buah karena jika anak kekurangan asupan dari kedua makanan sehat tersebut, Ia akan lebih beresiko terkena asma.




Dalam sebuah penelitian, diketahui bahwa anak-anak yang kurang makan sayur dan buah cenderung meningkatkan resiko terkena asma hingga 53 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan anak yang rajin makan sayur dan buah. Tak hanya itu, resiko untuk terkena berbagai penyakit berbahaya lainnya layaknya gangguan paru-paru, gangguan jantung, obesitas, masalah konsentrasi, hingga penurunan daya tahan tubuh, juga ikut meningkat.

Maripaz Morales yang merupakan pakar kesehatan anak menyebutkan bahwa konsumsi makanan yang tidak sehat pada anak memang berkaitan erat dengan masalah obesitas dan juga kesehatan dari organ paru-paru. Bagaimana tidak, jika anak cenderung lebih sering mengkonsumsi makanan berlemak atau manis-manis, maka Ia akan lebih mudah menimbun tumpukan lemak sekaligus menaikkan kadar kolesterol pada tubuhnya. Hal ini tidak akan terjadi jika anak menerapkan pola makan yang sehat dengan kadar gizi yang seimbang, khususnya dengan rajin mengkonsumsi sayur dan buah.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang orang tua mulai mengajarkan anak untuk terus mengkonsumsi sayuran dan buah sejak dini. Jika memang anak sudah terlanjur sulit untuk mengkonsumsi kedua makanan sehat tersebut, ibu juga tidak perlu khawatir karena kini telah ada banyak cara untuk mengolah sayuran atau buah menjadi makanan yang jauh lebih menarik dan enak untuk dikonsumsi.