Tampilkan postingan dengan label Info Rumah Tangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Rumah Tangga. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Agustus 2017

Baca Ini Sebelum Membeli Car Seat untuk Anak

Car seat merupakan sebuah kursi khusus yang dapat membantu anak duduk lebih nyaman di dalam mobil

Car seat merupakan sebuah kursi khusus yang dapat membantu anak duduk lebih nyaman di dalam mobil. Meski terkesan baik, ternyata ada beberapa faktor yang membuat penggunaan car seat justru membahayakan anak.

Seperti dikutip liputan6.com, berikut hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli car seat:





    Pengaman pada Car Seat


    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 95% orangtua meletakkan anaknya yang baru lahir di car seat saat pulang dari rumah sakit. Sayangnya hal tersebut tidak dibarengi dengan pengetahuan dan kemampuan menyetel pengaman car seat yang benar.

    "Kesalahan terbesar adalah membiarkan tali pengikat terlalu longgar. Kesalahan besar lainnya adalah membiarkan klip dada tidak terkunci rapat atau meletakkannya terlalu rendah," kata profesor pediatri di Oregon Health & Science University dan Certified Child Passenger Safety Technician (CPS), Ben Hoffman, MD.

    Menurut Hoffman, pengaman car seat harusnya berada di dekat pangkal ketiak bayi. Dengan begini, tali pengaman akan menyangga bayi dengan sempurna.

    Fungsi Utama Car Seat


    Tidak masalah bila Anda ingin menggunakan car seat warisan. Namun, pastikan car seat tersebut masih berfungsi 100%, masih memiliki bagian utuh, dan tidak rusak.

    “Asalkan (car seat) belum rusak dan masih memiliki semua bagian aslinya,” kata Hoffman.
    Menggunakan car seat bekas, berarti Anda harus mengetahui dengan pasti siapa pengguna sebelumnya dari kursi tersebut.

    Umur Car Seat


    Sebagian besar car seat hanya memiliki umur 6 tahun. Artinya Anda tak boleh menggunakan kembali car seat yang telah tersimpan di gudang selama lebih dari 6 tahun. Anda bisa melihat dan mengetahui umur car seat dari stiker yang berisi tanggal pembuatan.

    "Anda harus bisa menemukan tanggal pada stiker di kursi (car seat), dan pastikan bahan termasuk jok di kursi (car seat) masih layak, aman, dan nyaman digunakan," kata Hoffman.

Pastikan Anda memilih car seat yang tepat, agar perjalanan bersama anak lebih aman dan menyenangkan. Jangan lupa untuk memeriksa kembali tali pengaman pada car seat sebelum tancap gas, ya!

Penting Untuk Para Bunda...Malas Mengganti Spons Cuci Piring Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

Salah satu peralatan yang pasti akan kita temui di dapur kita adalah spons cuci piring. Tanpa adanya spons ini, kita tentu akan kesulitan untuk mencuci berbagai peralatan makan seperti piring, gelas, sendok, garpu, dan lain sebagainya. Hanya saja, banyak dari kita yang cenderung malas mengganti spons cuci piring ini hingga rupanya terlihat lebih kotor atau bentuknya menjadi tidak karuan. Padahal, spons cuci piring yang sudah dalam kondisi seperti ini bisa saja menyebabkan masalah kesehatan.




Karena digunakan untuk membersihkan berbagai peralatan makan dan memasak, spons tentu akan menjadi lebih kotor. Untuk mensiasatinya, kita pun akan mencuci spons ini dengan sabun dan air hangat dengan harapan membuatnya menjadi bersih. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, hal ini ternyata tidak cukup untuk membuat spons ini terbebas dari berbagai bakteri dan kuman. Bahkan, jika spons ini terus berada dalam kondisi yang basah, spons akan menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa bentuk spons yang memiliki tekstur berongga dan mampu menyerap air ternyata bisa menjadi tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Bakteri-bakteri ini bahkan bisa bersembunyi pada rongga-rongga tersebut saat kita berusaha untuk membersihkannya.

Jika kita menggunakan spons cuci piring yang sudah terkontaminasi bakteri ini untuk mencuci peralatan makan, maka dikhawatirkan peralatan makan ini juga sudah terpapar bakteri. Saat kita makan dengan memakai peralatan makan tersebut, maka bakteri bisa masuk ke dalam perut kita dan menyebabkan beberapa penyakit berbahaya seperti keracunan makanan, kolera, hingga tipus.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengganti spons cuci piring ini setidaknya sekali dalam seminggu demi mencegah datangnya masalah-masalah kesehatan tersebut.

Kamis, 27 Juli 2017

Ini Alasan Mengapa Masyarakat Indonesia Suka Makan Pedas

Ada sebuah kebiasaan unik yang dilakukan oleh masyarakat tanah air, yakni hobi mengkonsumsi makanan pedas. Bahkan, banyak orang yang mengaku merasa makanannya kurang mantap jika tidak ada rasa pedas. Sebenarnya, apa penyebab kita bisa sangat suka dengan rasa pedas?




Pakar kesehatan menyebutkan bahwa tak hanya menambahkan bumbu pedas atau sambal, kita bahkan bisa menyantap cabai mentah secara langsung demi memuaskan keinginan mengkonsumsi makanan pedas. Rasa pedas ini didapatkan dari senyawa pada cabai yang disebut sebagai capsaicin. Tak hanya memicu rasa pedas dan mantap, capsaicin ini ternyata mampu meredakan rasa nyeri, memiliki sifat anti peradangan, sekaligus membuat nafsu makan bertambah.

Senyawa capsaicin sendiri ternyata bisa memberikan efek desentisasi, sebuah efek yang cukup unik dimana saat kita baru pertama kali merasakan sensasi pedas dari cabai, maka reseptor TRPV1 pada lidah kita akan memberikan reaksi penuh sehingga akan terasa kepedasan. Namun, jika kita terus-menerus mengkonsumsi cabai ini, reaksi dari reseptor ini cenderung semakin menurun sehingga kita pun seakan-akan merasakan sensasi pedas ini semakin berkurang. Pakar kesehatan pun yakin jika gara-gara kerap mengkonsumsi makanan pedas inilah kita cenderung lebih toleran dengan rasa pedas.

Yang menarik adalah, ada sebagian orang yang mengaku memilih untuk mengkonsumsi makanan pedas karena yakin jika kerap mengkonsumsinya bisa membuat berat badan cepat turun. Menurut pakar kesehatan di bidang pencernaan dr. Ari Fahrial Syam yang berasal dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, mengkonsumsi makanan pedas memang bisa berefek positif bagi kesehatan pencernaan, khususnya dalam hal mengatasi sembelit. Makanan pedas ternyata bisa merangsang gerakan peristaltik pada usus yang bisa membuat buang air besar lancar.

Meskipun bisa membuat sesi makan terasa lebih mantap, ada baiknya kita lebih berhati-hati jika mengkonsumsi makanan pedas jika memiliki riwayat terkena penyakit maag. Jika penyakit ini datang, hindarilah makanan pedas dan asam terlebih dahulu. Namun, jika penyakit ini sudah pulih, ada baiknya kita tidak berlebihan dalam mengkonsumsinya.

Rabu, 26 Juli 2017

PENTING UNTUK PARA BUNDA,,Begini Caranya Agar Bisa Memilih Beras yang Maknyus

Belakangan ini masyarakat tanah air dihebohkan dengan kasus beras maknyus. Mengingat beras adalah makanan pokok masyarakat tanah air serta adanya anggapan dimana kita cenderung belum benar-benar kenyang jika belum makan nasi, maka tentu pemberitaan beras maknyus ini menjadi hal yang sangat menarik.




Tak disangka, beras yang ada di pasaran ternyata memiliki beragam jenis kualitas. Biasanya, beras dengan kualitas kurang baik dijadikan beras raskin dengan harga yang terjangkau. Untuk mendapatkan beras yang memiliki kualitas baik, kita tentu harus pandai-pandai memilih beras. Lantas, seperti apakah ciri-ciri dari beras yang maknyus dan berkualitas untuk dikonsumsi ini?

Hal pertama yang bisa kita cermati saat memilih beras adalah dengan melihat bentuknya, ukurannya, serta warnanya. Biasanya, butiran beras yang baik masih dalam kondisi utuh dan belum rusak. Jika butiran beras ini mengalami kerusakan, sudah berubah warnanya, hingga terdapat benda asing layaknya batu atau kotoran, maka beras ini bisa dianggap kurang berkualitas.

Beras yang warnanya cenderung bening dan kekuningan sebaiknya kita pilih sebagai beras yang kita konsumsi. Sementara itu, beras yang berwarna sangat putih bisa jadi sudah dicuci dengan zat kimia atau pemutih yang kurang baik bagi kesehatan. Selain itu, kita juga bisa menghirup aroma dari beras tersebut. Biasanya, beras yang sudah sangat lama disimpan akan memiliki bau cenderung apek dan fisiknya juga cenderung rapuh.

Saat kita memilih beras, ada baiknya kita benar-benar bisa mengecek atau memilih beras tersebut baik itu warnanya, bentuk, ukuran, hingga aromanya. Jangan mudah tertipu dengan harga atau kemasan beras yang terlihat jauh lebih berkualitas dan menarik. Dengan mendapatkan beras yang berkualitas, kita pun akan bisa mendapatkan sumber energi yang baik bagi tubuh kita.


Jumat, 14 Juli 2017

AWAS Jangan Simpan Sayur Terlalu Lama Dalam Kulkas Iniloh Akibat Yang Ditimbulkan

Kulkas adalah salah satu peralatan elektronik yang sangat berguna bagi kehidupan rumah tangga. Dengan adanya kulkas, bahan makanan yang kita beli bisa kita jaga kesegarannya sebelum diolah. Tak hanya itu, kita juga kerap menyimpan makanan yang sudah siap disantap pada kulkas, khususnya lauk sayur. Dengan menyimpannya di dalam kulkas, diharapkan sayur ini tidak mudah basi sehingga bisa kita hangatkan dan konsumsi lagi di lain waktu. Sebenarnya, apakah hal ini tidak apa-apa untuk dilakukan?





Pakar kesehatan dr. Reisa Broto yang merupakan mantan finalis Miss Indonesia menyebutkan bahwa sebenarnya boleh-boleh saja menyimpan lauk sayur di dalam kulkas. Hanya saja, ada baiknya kita harus memperhatikan seberapa lama kita menyimpan sayur tersebut di dalam kulkas.

Dr. Reisa menyebutkan bahwa setiap makanan memiliki rekomendasi waktu yang berbeda-beda untuk disimpan di dalam kulkas. Sebagai contoh, makanan basah cenderung lebih mudah basi sehingga sebaiknya tidak disimpan terlalu lama. Selain itu, makanan yang sudah jadi sebaiknya tidak disimpan melebihi 24 jam. Terkecuali jika makanan ini disimpan di dalam freezer yang tentu bisa bertahan lebih lama. Jika kita menyimpannya terlalu lama, dikhawatirkan kandungan di dalamnya rusak sehingga jika dikonsumsi, hal ini justru bisa membahayakan kesehatan. Padahal, makanan yang kandungannya sudah berubah terkadang belum tentu bisa kita kenali dengan kasat mata dan hanya mengalami sedikit perubahan pada rasa atau baunya.

Makanan yang disimpan terlalu lama juga dikhawatirkan akan menjadi tempat yang ideal bagi pertumbuhan jamur dan membuatnya busuk. Jika kita mengkonsumsinya, dikhawatirkan kita akan mengalami keracunan yang bisa sangat berbahaya bagi tubuh kita. Yang menjadi masalah adalah, proses penyembuhan dari keracunan makanan ini cenderung lama untuk dilakukan.


Kamis, 13 Juli 2017

Ternyata Ini Cara Mudah Untuk Menghapus Jamur yang Tumbuh Mengotori di Langit-Langit atau Tembok di Rumah!

Jamur yang tumbuh di langit-langit rumah memang menyebalkan! Selain tidak nyaman untuk dilihat dan tidak baik bagi kesehatan, mereka juga mampu menimbulkan kerusakan jangka panjang bagi bangunan. Mereka harus segera diberantas!




Ayo Sobat Bang Neo lihat langkah-langkah sederhana yang akan membuat langit-langit rumahmu bersih seketika dan sehat untuk ditinggali!

Langkah-langkah pembersihan

Bersihkan akar penyebab jamur

Pertama-tama, periksa apakah ada celah di langit-langit atap. Jamur yang ada di langit-langit pada umumnya disebabkan oleh kebocoran yang terjadi. Jika sudah seperti ini, anda harus mengganti atau membenarkan bagian langit-langit yang rusak baru kemudian membersihkan jamur-jamur yang ada.

Kedua, pastikan ventilasi udara di rumah atau ruangan anda cukup baik. Langit-langit kamar mandi dan dapur seringkali menjadi tempat paling baik bagi jamur untuk bertumbuh yang biasanya disebabkan oleh ventilasi udara yang kurang baik. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa menambahkan exhaust fan untuk menghilangkan kelembaban dalam ruangan.

Jamur mudah bertumbuh di tempat yang gelap dan lembab. Karena itu sering membuka jendela dan membiarkan cahaya matahari masuk ke dalam rumah merupakan cara yang baik untuk mengatasi tumbuhnya jamur. Untuk tempat-tempat yang sulit terjangkau sinar matahari, anda bisa menambahkan lampu (disarankan lampu bohlam) untuk menambah cahaya dan panas pada langit-langit ruangan.

Berikutnya, jangan lupa untuk memeriksa apakah ada jamur yang tumbuh di bagian yang lain
pada langit-langit. Jika ada, jangan lupa untuk membersihkan jamur itu sepenuhnya. Anda bisa mengetahui hal ini dengan mudah dengan melihat ada atau tidaknya bintik-bintik jamur pada bagian luar dari langit-langit. Pada umumnya jika bintik-bintik jamur terlihat pada bagian luar, bagian dalam mengandung jamur yang lebih banyak. Jika anda hanya membersihkan jamur yang ada di bagian luar, jamur-jamur yang tidak dibersihkan di bagian dalam akan mudah menimbulkan bintik-bintik jamur yang baru.

Selain tempat gelap, jamur juga sangat menyukai tempat yang lembab dan hangat. Memiliki dehumidifier di ruangan-ruangan yang rawan akan sangat berguna untuk menghalangi pertumbuhan jamur.

Jika anda menyadari akan adanya jamur di rumah anda, usahakan sebisa mungkin untuk tidak menjemur baju di dalam ruangan karena hal ini hanya akan menambah jumlah jamur yang sudah ada.

Selain itu jangan lupa untuk membuka pintu kamar mandi paling tidak 15 menit setelah anda selesai mandi supaya udara lembaba yang ada di dalamnya bisa keluar dan menghilang dari kamar mandi.

Baca Juga
Jamur memiliki tanda-tanda khusus yang cukup mudah untuk diamati. Langit-langit yang berjamur seringkali ditandai dengan adanya bercak-bercak berwarna coklat, hijau, hitam, dan oranye. Selain itu, cat yang mulai mengelupas, langit-langit yang mulai berubah warna, mulai muncul garis ataupun bintik-bintik yang berwarna hitam (pada umumnya ditandai dengan warna hitam), dan aroma khusus dari jamur merupakan tanda-tanda yang juga bisa anda perhatikan.

Terakhir Sobat Cerpen, anda harus mengetahui bahan baku apa yang digunakan untuk langit-langit rumah anda. Jika bahan yang digunakan adalah bahan yang berpori-pori banyak seperti kertas, styrofoam, asbes, kayu, gypsum, dan lain-lain, jamur yang ada tidak bisa dibersihkan sama sekali karena bahan-bahan seperti ini akan mudah mengundang jamur yang baru untuk tumbuh. Karena itu satu-satunya cara yang bisa anda lakukan adalah membongkar seluruh langit-langit rumah yang ada dan menggantinya dengan yang baru.


Semoga bermangfaat

Sabtu, 17 Juni 2017

Tau Hal Ini Pasti Bunda Tak Akan Melakukannya dirumah,,Peneliti Ungkap Isi Ulang Botol Kemasan

Menjaga tubuh tetap mendapat asupan cairan salah satu paling sering dikonsumsi adalah minum air putih, minum air putih setiap hari memang baik untuk tubuh. Namun jangan pernah mengisi ulang botol kemasan yang pernah anda beli diwarung maupun toko-toko, karena hal ini sama saja seperti “menjilat toilet Anda”.

Penelitian terbaru dari treadmillreviews, telah menemukan bahwa semua botol air kemasan yang seringkali kita isi ulang, ternyata ditutupi oleh kuman. Hal ini dianggap sama buruknya seperti menjilati toilet.





Seperti diberitakan Metro, Jumat (11/8/2016), para peneliti tersebut menguji botol air yang dapat digunakan kembali. Setelah masing-masing digunakan oleh atlet selama seminggu, hasilnya, botol-botol tersebut memiliki jumlah bakteri tertinggi, yaitu 900.000 koloni bakteri yang melebihi rata-rata bakteri di dudukan toilet.

Kuman tersebut muncul akibat kurangnya kebersihan mencuci botol dengan benar, kontaminasi air dan keringat atau suhu lingkungan juga mempengaruhi pertumbuhan kuman setiap harinya.

Yang lebih menyeramkan lagi, para peneliti juga menemukan bahwa 60 persen kuman yang mereka temukan di botol air, dapat membuat orang sakit.

Peneliti pun mengklasifikasi jenis botol minum yang rentan memiki kuman, seperti:

    Botol slide top ditemukan paling banyak mengandung kuman, dengan 933.340 CFU (kuman) per cm persegi
    Botol squeeze top dan screw top tidak terlalu parah, dengan kuman sekitar 160.000 CFU per cm persegi
    Botol straw top, merupakan botol terbersih, dengan kuman 25.400 CFU per cm persegi.

Para peneliti juga menemukan, minum dari botol berbahan stainless steel, lebih sehat daripada meminum air dari botol plastik. Mereka juga menganjurkan untuk tidak meletakkan botol di celah-celah yang yang sulit dicapai. Dan jangan lupa untuk mencuci botol Anda secara teratur dan setiap hari.


Luar Biasa Ternyata Selain Dijadikan Bumbu, Garam Ternyata Juga Bisa Dipakai Sebagai Pembersih

Kita mengenal garam sebagai bumbu masakan yang bisa membuat rasa makanan menjadi lebih gurih dan asin. Namun, tahukah anda jika garam ternyata juga bisa dijadikan sebagai pembersih? Berikut adalah berbagai hal yang bisa kita bersihkan dengan bumbu dapur ini.





Sisa kerak makanan yang ada pada wajan
Seringkali sisa makanan yang menempel pada wajan sangatlah sulit untuk dibersihkan sehingga kita pun harus melakukannya dengan sekuat tenaga. Beruntung, kita hanya perlu menggunakan garam untuk membuat sisa makanan pada wajan tidak terlalu lengket dan lebih mudah untuk dilepaskan. Cukup dengan merendam wajan dengan air yang sudah diberi garam satu cangkir selama 20 menit, maka kita pun tinggal mencucinya dengan spons cuci piring dengan mudah setelahnya.


Spons cuci piring yang sudah kotor
Meskipun bisa membuat peralatan makan dan memasak lebih bersih, dalam realitanya spons cuci piring bisa menjadi sangat kotor dan kaya akan kuman. Untuk membersihkan spons cuci piring yang sudah kotor ini, kita hanya perlu merendamnya pada air garam dan kemudian dipanaskan di dalam microwave selama 1 menit. Setelahnya, kita hanya perlu mencucinya seperti biasa.

Membersihkan noda kopi pada gelas

Seringkali gelas sangat sulit dibersihkan karena adanya noda kopi yang masih tetap menempel dan membandel. Untuk membersihkannya, kita hanya perlu menggosok-gosokkan garam pada bagian gelas atau cangkir yang bernoda dan kemudian tinggal kita cuci seperti baisa.

Tumpahan telur pada meja
Kadangkala saat memasak tanpa sengaja kita menumpahkan telur pada meja. Tak hanya membuat meja menjadi kotor, hal ini tentu akan membuat meja menjadi berbau amis. Beruntung, kita hanya perlu menaburkan sedikit garam pada bagian meja yang terkena tumpahan telur dan tinggal kita bersihkan saja dengan lap bersih.

Selasa, 13 Juni 2017

Ini dia 6 Trik Mudah untuk Menjaga Pakaian Putihmu Agar Tetap Putih Tampak Seperti baru Meski Sudah Lama Dipakai

Nuansa putih memang jadi pilihan banyak orang dalam berpakaian. Warnanya yang netral akan dengan mudah dipadu-padankan dengan warna lainnya. Selain itu, mengenakan baju berwarna putih juga memberikan kesan rapi dan juga bersih. Tapi sayangnya, mempunyai baju berwarna putih berarti harus sangat berhati-hati baik saat memakainya maupun dalam perawatannya.

Baju putih sangat riskan terhadap kotoran yang menempel. Sedikit saja ada noda yang membekas, tentu warna putih yang ada jadi terlihat sangat kotor. Memakai deterjen khusus pemutih pakaian yang dijual di pasaran kadang bikin warna lain yang ada pada motif atau gambar di pakaian tersebut jadi ikut-ikutan hilang. Belum lagi jika pakaian putih ini sudah lama dipakai, warnanya bisa saja berubah jadi kusam atau bahkan sedikit kuning. Kalau sudah begitu, memakainya lagi menjadi enggan, dan ini jadi alasan untuk membeli yang baru. Hmm, jadi boros, ‘kan?

Tenang Saja ini trik untuk melakukan perawatan agar warna putih pada pakaian tetap awet dan tahan lama. Yuk, simak!

1. Ramuan yang pertama ini nggak cuma bikin baju putih tidak kusam, tapi juga dapat membersihkan noda keringat pada baju di daerah kerah atau ketiak



 

Ramuan ini selain digunakan untuk merawat baju putih agar tetap cerah dan tidak kusam, ternyata juga merupakan cara terbaik untuk menghilangkan noda keringat pada baju di daerah kerah atau ketiak. Caranya pun ternyata sangat mudah dan hanya menggunakan bahan-bahan yang ada di dapur. Silakan dicoba, ya!

    Rebus 2 liter air ke dalam panci besar.
    Siapkan tiga buah lemon, peras dan ambil airnya.
    Campur satu sendok makan garam, air perasan lemon dan 1/4 cangkir deterjen bubuk ke dalam air panas.
    Rendam baju yang ingin dicuci ke dalam ramuan tersebut selama sekitar 40 menit.
    Bilas dengan air jernih dua sampai tiga kali.
    Jemur hingga kering.


2. Selanjutnya, lemon dan baking soda ternyata juga dipercaya mampu menghilangkan noda pada baju putih, lho!





Secara tidak langsung, cara ini digunakan sebagai pengganti deterjen saat akan mencuci baju. Caranya mengaplikasikannya pun cukup mudah.

    Tuangkan satu sendok makan baking soda langsung ke area yang bernoda.
    Potong lemon menjadi dua, dan gosokkan pada noda.
    Biarkan selama 15 menit, lalu cuci seperti biasa dengan air hangat.
    Atau, bisa juga dibuat pasta dengan mencampur baking soda dan perasan lemon.
    Kemudian gosokkan pada daerah yang bernoda, kucek, dan cuci hingga bersih.


3. Bahkan campuran lemon dan air saja bisa membuat baju putih yang bernoda kembali bersih. Mungkin kamu mau coba?






Lemon memang punya banyak manfaat. Selain bisa dikonsumsi dan juga perawatan kulit, ternyata lemon merupakan pembersih serbaguna yang baik digunakan untuk pakaian tanpa merusak kainnya. Caranya pun simpel;

Iris 2 buah lemon, tambahkan ke dalam semangkuk air matang (kira-kira 1 liter).
Rendam baju putihmu ke dalam campuran air dan lemon tadi selama 40 menit.
Cuci seperti biasa di mesin cuci.

4. Kalau di dapur ada cuka, masalah baju putih bernoda dan kusam akan dengan mudah diselesaikan




Cuka juga merupakan salah satu bahan dapur yang dapat dengan mudah membantumu menyelesaikan masalah baju putih yang bernoda. Cukup dengan merendam pakaian selama 40 menit ke dalam larutan 1 liter air hangat dan 1/2 cangkir cuka atau tuangkan cuka ke daerah yang terkena noda, kemudian beri deterjen secukupnya, lalu kucek dan bilas. Cuka tidak hanya bisa memutihkan pakaian, tapi juga berfungsi sebagai pelembut kain alami. Jadi dobel manfaat, ‘kan?

5. Nggak cuma baju, mungkin selimut atau bed cover warna putihmu kotor dan ingin dibersihkan? Ramuan ini sangat pas digunakan untuk kain halus atau berbahan wol





Selain pilihan deterjen yang diperhatikan agar kualitas baju tetap terjaga, membuat ramuan yang satu ini dapat digunakan untu mencuci wol dan kain halus lainnya. Caranya, campur 1/4 cangkir deterjen dengan 1/4 cangkir hidrogen peroksida. Tambahkan ke dalam 2 liter air hangat. Rendam pakaian dalam larutan tersebut selama 30 menit, lalu bilas sampai bersih.

6. Terakhir, larutan yang ini perlu beberapa bahan kimia. Nggak heran jadi yang paling efektif dari cara-cara sebelumnya



 

Ini adalah cara paling kuat daripada yang lain. Tentu, hasilnya juga akan lebih efektif. Tapi, yang perlu diperhatikan adalah lama perendaman dan jangan lupa memakai sarung tangan saat menggunakannya. Perhatikan baik-baik cara membuat ramuannya ya;

Tambahkan 1/4 cangkir hidrogen peroksida dan 4 tetes amonia ke dalam satu liter air. Biarkan bajumu direndam dalam larutan tersebut selama 10 menit. (ingat, 10 menit saja ya. Jangan terlalu lama), lalu bilas sampai bersih.

Kini, memiliki baju putih sudah tak perlu lagi dibarengi rasa khawatir akan warnanya yang berubah kusam atau noda yang sulit dihilangkan. Dengan mencoba beberapa cara di atas, dijamin baju putihmu akan tetap bersih dan terjaga kualitasnya. Selamat mencoba, ya!