Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Agustus 2017

Melakukan Donor Darah Secara Rutin Sebanyak 4 Kali Dalam Setahun Dengan Interval Setiap 3 Bulan, Ini Yang Akan Terjadi Pada Tubuh Anda

Tak hanya bermanfaat bagi si penerima darah, donor darah juga bermanfaat bagi tubuh si pendonor. Berikut penyakit yang bisa dicegah hanya dengan rutin donor darah :



  1. Penyakit jantung
    Menurut American Journal of Epidemiology, kegiatan donor darah dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 33% dan serangan jantung sebesar 88%.

    American Medical Association mengatakan dengan mendonasikan darah setiap 6 bulan dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke pada usia 43 hingga 61 tahun. 
  2. Mencegah kanker
    Donor darah membantu menurunkan risiko terkena kanker. Dengan mendonasikan darah, cadangan zat besi dalam tubuh dapat dijaga dalam jumlah yang sesuai sehingga memberikan perlindungan dari bahaya kanker. 

  3. Awet muda
    Dengan rutin mendonor darah, sel darah akan terus beregenerasi sehingga menjaga tubuh tetap sehat. Selain itu, anda dapat terhindar dari stres dan merasa bahagia akibat menolong orang lain. 
  4. Obesitas
    Saat mendonorkan darah Anda sebanyak 450 ml, tanpa disadari Anda telah membakar sebanyak 650 kalori. Sehingga dengan rutin mendonorkan darah, anda dapat menjaga berat badan tetap ideal.
Anda dapat melakukan donor darah secara rutin sebanyak 4 kali dalam setahun dengan interval setiap 3 bulan. Dengan begitu Anda dapat terhindar dari berbagai penyakit.

Sumber : klikdokter

Bunda Harus Tahu Ternyata Iniloh Penyebab Utama Sering Tembus Meski Sudah Memakai Pembalut

Salah satu fase yang paling merepotkan bagi kaum hawa adalah fase menstruasi. Bagaimana tidak, fase yang datang setiap bulan ini akan membuat tubuh wanita mengeluarkan darah kotor yang tentu harus ditampung pada pembalut karena jika tidak, maka darah ini bisa mengotori pakaian yang tentu akan terlihat menjijikkan.




Memang, penggunaan pembalut akan sangat membantu dalam mencegah datangnya masalah pakaian yang kotor atau yang kerap disebut dengan istilah tembus ini. Namun, dalam realitanya, cukup banyak wanita yang mengalami masalah tembus pada celana atau rok yang Ia kenakan meskipun sudah memakai pembalut. Sebenarnya, apa penyebab dari masalah ini?

Pakar kesehatan Laura Goodman melalui laman Gurl menyebutkan bahwa masalah tembus ini kerap dialami oleh wanita yang berada dalam situasi hari pertama menstruasi. Banyak dari mereka yang tentu merasa sangat malu dengan keadaan ini, apalagi jika mereka sedang berada di tempat umum. Menurut Laura, penyebab dari masalah tembus meskipun sudah memakai pembalut ini ternyata adalah karena penggunaan pembalut yang tidak tepat. Enam puluh persen wanita cenderung memakai pembalut dengan ukuran yang salah sehingga akhirnya memicu masalah ini. Dengan memilih ukuran pembalut yang tepat, maka darah yang keluar bisa ditampung dengan lebih baik pada pembalut tersebut.

Selain memilih pembalut dengan ukuran yang tepat, Laura juga menyarankan kaum hawa untuk lebih baik dalam memperkirakan seberapa banyak darah yang keluar saat menstruasi. Jika mampu merasakan seberapa banyak darah yang keluar, maka kaum hawa jika bisa memilih pembalut dengan ukuran yang lebih panjang atau yang memiliki daya serap yang lebih baik. Selain itu, gunakan pula celana dalam yang nyaman dan bisa mendukung penggunaan pembalut. Selain bisa mencegah masalah tembus, hal ini juga bisa membuat organ intim menjadi semakin nyaman saat menstruasi.

Jumat, 28 Juli 2017

Heboh Video Tutup Botol Air Mineral Mudah Dicungkil, Begini Cara Mengecek Botol yang Baik

Belakangan ini dunia media sosial dihebohkan dengan adanya video yang menunjukkan bahwa botol air mineral dari salah satu produsen air paling terkenal di tanah air mudah untuk dicungkil tanpa perlu diputar terlebih dahulu. Mengingat cukup banyak orang yang masih mengkonsumsi botol air minum dengan ukuran 330 ml ini, maka video ini pun menjadi viral dan membuat orang bertanya-tanya, apakah memang di pasaran ada botol air mineral yang tidak standar atau palsu?




Pihak produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang bersangkutan melalui Arif Mujahidin selaku direktur komunikasi menyebutkan bahwa pihak produsen masih akan melakukan penelusuran lebih lanjut tentang video yang cukup menghebohkan tersebut. Hanya saja, Arif berkata bahwa seharusnya cara mengecek tutup botol yang baik itu diputar, bukannya dicongkel seperti pada video tersebut.

Lantas, seperti apa sebenarnya ciri botol air mineral kemasan yang baik? Arif menjelaskan bahwa saat membeli, ada baiknya kita selalu mengecek kemasan botol air minum tersebut. Pastikan botol air mineral ini dalam keadaan baik, bersih, dan masih tertutup dengan rapat. Air di dalam botol kemasan juga tidak mengalami perubahan warna sehingga terlihat bening.

Saat kita membuka botol air minum tersebut dengan cara diputar, biasanya akan muncul bunyi seperti “krek-krek” yang menandakan bahwa sambungan dari tutup botol air minum bagian atas dan bawah telah lepas. Adanya bunyi tersebut juga menandakan bahwa sebelumnya botol tersebut tertutup dengan rapat.

Tak hanya mengecek kondisi tutup botol, sebelum minum, pastikan bahwa air ini tidak memiliki bau dan juga rasa. Selain itu, kita juga bisa mengecek tanggal kadaluwarsa yang tercantum pada tutup serta leher botol sama. Jika terlihat berbeda atau ada yang kurang standar, Arif menyarankan kita untuk segera mengembalikan produk ini pada tempat kita membeli. Biasanya, produk ini akan ditukar dengan produk lain yang sesuai dengan standar.


Kamis, 22 Juni 2017

Waspada, Kandungan Dalam Sabun Ini Bisa Menyebabkan Kanker

Kita tentu pernah melihat sabun yang mencantumkan kandungan triclosan di dalamnya. Adanya kandungan ini disebut-sebut membuat sabun memiliki sifat anti bakteri sehingga badan pun akan menjadi lebih bersih setelah menggunakannya. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, kandungan triclosan pada sabun ini ternyata bisa meningkatkan resiko terkena kanker. Kok bisa?




Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan gabungan dari University of California dan San Diego School of Medicine, diketahui bahwa kandungan triclosan pada sabun ini bisa menyebabkan kulit menjadi lebih kering dan sensitif, mengganggu keseimbangan hormon, hingga menyebabkan fungsi otot menurun hingga 25 persen. Yang lebih berbahaya adalah, resiko terkena kanker pun bertambah jika kita kerap menggunakannya.

Dalam penelitian yang dilakukan pada tikus laboratorium dengan mekanisme molekuler, diketahui bahwa kandungan triclosan ini mampu memicu fibrosis hati dan kanker. Yang menjadi masalah adalah, anatomi tubuh tikus dianggap mirip dengan tubuh manusia sehingga besar kemungkinan hal yang sama juga terjadi pada tubuh kita. Para tikus percobaan ini dipapar kandungan triklosan dalam waktu 6 bulan, waktu yang setara dengan paparan 18 tahun pada tubuh manusia. Setelah kurun waktu tersebut, tikus langsung lebih rentan pada serangan tumor hati. Bahkan, jika mereka sudah terkena tumor tersebut, ukuran tumornya akan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan tumor yang menyerang tikus yang tidak terkena paparan triclosan.

Robert Hukey, PhD, menyebutkan bahwa triclosan yang ada pada sabun memiliki sifat klorofenol yang berarti bisa disimpan pada lemak di dalam tubuh kita. Padahal, triclosan memiliki senyawa kimia 2,4-dichlorophenoxy yang jika memapar tubuh kita dalam waktu yang lama dan jumlah yang besar, akan bisa meningkatkan resiko datangnya kanker hati dan kanker kulit.

Selasa, 20 Juni 2017

Bahaya Awas..!! 4 Kebiasaan Sepele Ini, Sama Bahayanya dengan Merokok

Selama ini banyak orang yang seolah memusuhi rokok dan para perokok, terutama para perokok aktif yang suka merokok di sembarang tempat tanpa mempedulikan orang di sekitarnya.

Perokok pasif memang juga berbahaya, tapi jangan sangka kalau tidak ada kebiasaan lain yang sama berbahayanya dengan kebiasaan merokok. Ternyata ada tiga kebiasaan yang juga cukup berbahaya bagi kesehatan tubuh jika dilakukan secara terus menerus. Berikut ulasanya seperti yang dikutip dari liputan6.com.





1. Duduk Terlalu Lama
Anda orang kantoran atau programmer yang setiap hari harus berkutat berjam-jam di depan komputer? Berhati-hatilah, karena ternyata kebisaan duduk terlalu lama bisa sama berbahayanya dengan kebiasaan merokok.

Banyak penyakit-penyakit berbahaya yang ternyata bisa dipicu dari kebisaan duduk terlalu  lama. Misalnya seperti kanker usus besar, kanker payudara, kanker prostat, bahkan kanker paru-paru. Untuk itu, imbangilah dengan rajin berolahraga dan banyak minum air putih.


2. Terlalu Banyak Konsumsi Daging dan Keju
Obesitas adalah masalah yang disebabkan oleh penumpukan lemak dan kolesterol yang tidak terkendali di dalam tubuh. Biasanya hal ini disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak teratur dan sembarangan.

Tapi ternyata makan daging dan keju pun tidak boleh terlalu banyak. Padahal jika dilihat dari kandungan gizinya, daging dan keju sangat baik untuk kesehatan. Namun ternyata mengonsumsi protein hewani secara berlebihan bisa menimbulkan sel kanker.


3. Kurang Waktu Tidur
Tidur mungkin sering disepelekan oleh kebanyakan masyarakat modern. Kalau tidak mengantuk, bukan berarti Anda tidak butuh tidur. Tubuh tetap beristirahat dengan cukup supaya metabolisme tubuh berjalan lebih lancar dan pertumbuhan pun tidak terhambat. Namun ternyata kurang tidur bisa berimbas pada masalah kesehatan yang sangat serius, mulai dari stroke, jantung, hipertensi, obesitas, dan sebagainya.

Kebiasaan mana yang paling sering Anda lakukan? Atau Anda seorang perokok dan juga sering melakukan ketiga hal di atas? Lebih baik mulai sekarang perbaiki pola hidup Anda supaya menjadi lebih sehat. Hidup sehat itu mahal, karena taruhannya adalah nyawa yang dipinjamkan oleh Sang Pencipta.


4. Menggunakan Minyak yang Salah
Bahkan ketika kamu menggunakan kompor elektirk di rumah, kamu tidak imun dari efek polusi. Sebuah penelitian yang melibatkan restoran dan dapur yang ada di masyarakat telah menemukan hasil bahwa memasak menggunakan minyak sayur bisa menimbulkan beberapa masalah.

Asapnya bisa mengandung aldehida, dan hidrokarbon aromatik polisiklik, semua senyawa yang ditemukan dalam asap rokok dan terkait dengan peradangan saluran pernapasan.

AWAS Jangan Berikan Pada Anak...Inilah Alasan Kopi tidak Baik untuk Anak-Anak

Siapa sangka minuman kopi yang biasa kita konsumsi, justru tidak baik untuk dikonsumsi anak-anak.

Tidak dianjurkan membiarkan anak meminum kopi. Selain menghambat sistem saraf pusat pada anak, minum kopi di usia yang masih relatif kecil dapat memicu sejumlah kondisi kesehatan seperti denyut jantung tidak beraturan.

Kopi mengandung kafein. Minuman berkafein tidak mengandung nutrisi penting dan mineral yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Minum kopi, apalagi kopi kemasan yang mengandung gula cukup tinggi, menyebabkan gigi anak mudah berlubang.





Inilah 4 alasan Anda jangan terlalu dini memberikan kopi pada anak, seperti dikutip dari situs Boldsky.


1. Insomnia
Kopi adalah stimulan yang membantu tubuh tetap aktif dan energik. Anak-anak yang kecanduan kopi menghadapi situasi kesulitan tidur. Mereka menderita gangguan tidur sangat awal dalam hidup mereka.


2. Tidak baik untuk tulang
Kopi membuat anak rentan buang air kecil yang sering, yang menyebabkan dehidrasi dan dapat mengakibatkan ekskresi kalsium dari tubuh. Yang menyebabkan berkurangnya massa tulang.


3. Penurunan nafsu makan
Ini adalah efek lain jika terlalu dini memperkenalkan kopi ke anak-anak. Mereka harus diberi makanan yang kaya vitamin dan mineral. Kopi dapat mengurangi nafsu makan mereka.


4. Sulit konsentrasi
Anak-anak yang mengonsumsi kopi terlalu sering menghadapi kesulitan konsentrasi. Karena kopi adalah stimulan, mereka mungkin menderita kegelisahan, lekas marah, hipertensi, dan hiperaktif.


Senin, 19 Juni 2017

Ini Dia Cara Paling Efektif Untuk Menenangkan Bayi yang Sedang Menangis,,Share ya Infonya Semoga Bermanfaat Untuk Orang Lain

Cukup banyak orang tua yang kebingungan saat menemukan bayinya menangis. Jika tangisan bayi ini tak kunjung mereda, orangtua bahkan bisa menjadi panik. Sebenarnya apakah ada ada cara yang bisa kita lakukan untuk menenangkan tangisan bayi dengan efektif?




Menyelimuti bayi
Pakar kesehatan menyebutkan jika hal pertama yang bisa kita lakukan untuk menenangkan bayi yang sedang menangis adalah dengan membuat bayi merasa aman dan nyaman. Salah satu cara tersebut adalah dengan menyelimutinya atau membedongnya. Hanya saja, ada baiknya kita tidak membedongnya dengan terlalu kencang karena akan membuatnya tidak nyaman. Setelah diselimuti, cobalah untuk menggendong atau mengayun-ayunkannya.

Mengayun tubuh bayi

Jika tangisan bayi sudah sangat kencang dan rewel sehingga kita tidak sempat menyelimutinya, ada baiknya kita langsung mengangkat bayi dan mengayun-ayunkan tubuhnya secara perlahan. Bawalah bayi ke ruang terbuka sehingga bayi bisa merasakan semilir angin yang sejuk. Hal ini ternyata bisa membuat bayi menjadi lebih nyaman dan tenang sehingga menghentikan tangisannya.

Mengajaknya ke luar rumah
Kadangkala bayi menangis karena merasa bosan dengan kondisi di dalam kamar atau rumah. Cobalah untuk membawanya keluar rumah agar bisa mendapatkan suasana baru dan udara segar yang bisa membuat tangisannya mereda. Pakar kesehatan sendiri menyarankan kita untuk rutin membawa bayi keluar rumah dan berjalan-jalan karena bisa membuatnya tidak bosan sekaligus membuatnya lebih sehat.

Mendengarkan white noise

Tahukah anda jika saat di dalam kandungan, bayi bisa mendengarkan berbagai suara yang berasal dari luar perut ibu. Suara-suara ini dalam dunia medis disebut sebagai white noise yang bising layaknya suara vacuum cleaner atau dari hair dryer. Dengan memperdengarkan suara yang cenderung bising pada telinga bayi ini, maka bayi pun merasa nyaman layaknya saat masih berada dalam kandungan sehingga bisa membuat mereka tidak lagi menangis.