Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 September 2017

Pagi Hari Perut Sudah Kembung? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Perut kembung yang terjadi di pagi hari bisa membuat badan menjadi tidak nyaman dan mengganggu aktifitas. Bagaimana tidak, gara-gara hal ini, sarapan bisa menjadi tidak enak dan kita tidak benar-benar bisa memulai pekerjaan dengan kondisi bersemangat. Sebenarnya, apa sih penyebab dari perut kembung di pagi hari?




Terlalu banyak makan di malam sebelumnya
Jika kita terlalu banyak makan di malam sebelumnya, maka kemungkinan untuk mengalami perut kembung juga meningkat. Hal ini disebabkan oleh saluran pencernaan yang kesulitan untuk mencerna makanan dalam jumlah yang sangat banyak dengan efektif. Jika setelah makan besar kita langsung tidur, maka semakin buruk pula kinerja saluran pencernaan. Saat bangun pagi, perut pun terasa begah dan kembung akibat dari makanan yang tidak benar-benar dicerna dengan baik.

Makan terlalu larut di malam sebelumnya

Tak hanya makan terlalu banyak, makan di jam terlalu larut di malam sebelumnya juga bisa memicu perut kembung. Sistem pencernaan manusia cenderung tidak mampu mencerna makanan dengan baik saat kita sudah tertidur. Hal ini akan membuat makanan tercampur dengan gas yang tidak bisa keluar karena saluran pencernaan sudah beristirahat sehingga akhirnya memicu perut kembung saat bangun pagi.

Cemas
Jika kita merasa gugup atau cemas layaknya saat sedang menghadapi ujian sekolah atau wawancara pekerjaan, maka hal ini juga bisa memicu masalah perut kembung. Cemas ternyata bisa membuat ketidakseimbangan hormon dalam tubuh yang bisa membuat reaksi pada otak dan perut. Tak hanya membuat perut kembung, kadangkala hal ini juga bisa memicu diare.

Demi menghindari masalah perut kembung di pagi hari ini, ada baiknya kita memperhatikan asupan makanan yang sehat setiap hari, khususnya dalam mengkonsumsi karbohidrat yang mudah dicerna seperti yang ada pada nasi, pisang, selada, anggur, dan yoghurt. Jika kita menderita masalah intoleransi laktosa, ada baiknya kita berhati-hati dalam mengkonsumsi susu yang bisa menyebabkan perut kembung. Selain itu, pastikan untuk tidak makan terlalu larut dan terlalu banyak di malam hari.


Awas Jangan Lakukan Hal Ini Dirumah..Bahayanya Jika Kita Tidur Dengan TV Masih Menyala

Sebagian orang menonton televisi hingga tertidur sehingga membiarkan televisi ini menyala semalaman. Meskipun terlihat sebagai hal yang sepele, pakar kesehatan ternyata menyebut hal ini bisa membahayakan kesehatan.




Adalah pakar kesehatan Guy Meadows yang menunjukkan dampak buruk dari tidur dengan kondisi televisi masih menyala. Menurut beliau, tubuh manusia idealnya baru bisa tidur dengan nyenyak saat kamar berada dalam kondisi gelap, bukannya terang. Karena alasan inilah saat sinar matahari muncul, sensor pada retina mata yang mampu menerima cahaya segera merangsang otak untuk membuang hormon melatonin pada tubuh agar tubuh bisa terbangun.

Jika kita tidur dengan televisi masih menyala di depan tubuh kita, maka produksi hormon melatonin yang bisa membuat kita mengantuk atau terlelap ternyata akan menurun. Hal ini ternyata bisa memicu gangguan tidur atau tidur yang kurang nyenyak dan akhirnya berimbas pada tubuh yang terbangun dengan kondisi tidak nyaman dan kelelahan di pagi harinya. Selain itu, dampak lain yang bisa kita dapatkan dari kebiasaan ini adalah terganggunya fungsi prefrontal cortex yang ada pada otak kita dan akhirnya mempengaruhi rasionalitas. Alhasil, kita akan cenderung lebih sensitif dan emosional di keesokan harinya.

Dampak lain dari kebiasaan tidur dengan televisi masih menyala adalah meningkatnya resiko terkena depresi di kemudian hari. Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita segera mematikan televisi sebelum kita tidur malam.


Rabu, 06 September 2017

Jangan terlalu terpaku pada mantan.. 4 Cara Sehat Move On dari Mantan

Jangan terlalu terpaku pada mantan kekasih kalau hubungan Anda dengannya sudah berakhir. Ini empat cara sehat untuk move on darinya. 

Sudah banyak cara yang Anda lakukan untuk melupakan mantan. Tapi apakah rasa sakit itu masih terus terbayang dan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda? Cobalah empat cara sehat ini agar Anda bisa segera move on:

    Terimalah yang sudah terjadi

    Mengakhiri suatu hubungan memang akan selalu meninggalkan rasa sakit. Apalagi jika Anda adalah pihak yang tersakiti. Tapi Anda tak seharusnya tenggelam dalam kubangan rasa sakit itu. Jika terlalu lama meratapi masalah, bukannya mendapat simpati, malah akan berdampak buruk bagi kesehatan Anda.





    Anda mungkin ingin segera move on. Namun demikian, tetap berikan waktu bagi diri Anda untuk mencerna apa yang telah terjadi. Bagaimanapun pahitnya, masa lalu adalah bagian perjalanan hidup yang bisa mendewasakan Anda dalam berpikir.

    Ada saatnya, meratapi masa lalu baik untuk kesehatan mental karena dapat membuat Anda lebih realistis. Cobalah untuk merefleksikan apa yang telah terjadi dan apa yang sudah Anda lakukan untuk memecahkan masalah. Niscaya, Anda akan lebih rasional dan kritis melalui proses ini. Kuncinya adalah menerima semua yang terjadi dan berdamailah dengan masa lalu.

    Memaafkan

    Pengampunan adalah bagian penting untuk melepaskan masa lalu Anda. Jika Anda masih menyimpan kebencian, Anda tidak mungkin bisa melangkah maju.

    Memaafkan bukan berarti Anda melegalkan kesalahan yang mungkin telah dilakukan oleh orang lain kepada Anda. Namun, dengan memaafkan, Anda akan membebaskan diri dari kebencian dan perasaan tertekan.

    Mulailah dengan memaafkan diri sendiri dan berusaha untuk tak lagi terjebak pada kesalahan yang sama. Setelah berhasil melewati hal itu, Anda akan bisa bernafas lebih lega, karena tak ada lagi masalah yang mengganjal. Hasilnya, Anda akan semakin produktif.

    Tahu Waktu

    Merenungi kesalahan dan menerima luka adalah hal yang sangat perlu untuk Anda lakukan. Tapi Anda pun harus tahu waktu dan jangan terlarut dalam proses itu. Setelah merasa cukup, tata kembali hidup Anda. Lupakan masa lalu dan luka yang Anda alami kemarin.

    Mulailah hari dengan bangun lebih pagi dan berjalan santai. Alihkan pikiran Anda pada kegiatan yang menyehatkan. Setelah mood Anda terbangun, tambah intensitas olahraga Anda. Nyatanya berkeringat dapat membuat Anda lebih tenang. Jangan beri kesempatan untuk masa lalu mengganggu Anda.

    Maju dan Tumbuh

    Setelah semua beban terangkat, Anda akan semakin mudah untuk bergerak dan fokus untuk menata kehidupan yang lebih baik. Mulailah dari hal kecil seperti kebiasaan mandi Anda. Jika selama patah hati Anda merasa malas menyentuh air, percayalah, saat itu bakteri-bakteri di kulit Anda tengah berpesta.

Setelah itu, perbaiki pola makan Anda. Jika selama patah hati Anda selalu mengasihani diri sendiri dan lari ke pelukan makanan-makanan manis dan berlemak, hentikan segera! Mulailah menyantap makanan-makanan sehat seperti buah dan sayuran.

Move on dari mantan memang bukan proses yang mudah. Tapi percayalah, setelah berhasil melakukannya, Anda akan melihat diri Anda dengan cara yang berbeda dan bersyukur dengan apa yang telah Anda lewati.


Kamis, 31 Agustus 2017

Amankah Makan Lontong yang Dimasak dengan Kantong Plastik? Yuk Kenali Macam-macam Plastik Berikut Ini

Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) mengeluarkan klarifikasi terkait penggunaan kantong plastik dalam memasak. Klarifikasi itu untuk menjawab keresahan masyarakat yang baru-baru ini diterpa informasi yang kurang akurat, salah satunya adalah bahaya dari makan lontong yang dimasak dengan kantong plastik.

Media sosial sempat diramaikan dengan pemberitaan yang menyebut bahwa lontong yang dimasak dengan kantong plastik tidak baik untuk dikonsumsi. Sebab lontong plastik disebut-sebut dapat memicu kanker dan kemandulan. Namun Badan POM menyebut informasi itu tidak sepenuhnya benar.





Dikutip dari situs pom.go.id, Penny K. Lukito selaku Kepala Badan POM mengajak masyarakat untuk mengetahui terlebih dahulu perihal plastik yang biasanya digunakan untuk memasak lontong. Menurutnya, jika dimasak menggunakan plastik yang sesuai, lontong tersebut tak akan menyebabkan kanker dan mandul.

Pada umumnya, kantong plastik yang tersedia di pasaran terbuat dari bahan baku Low-density polyethylene (LDPE), Linear Low-density polyethylene (LLDPE), High-density polyethylene (HDPE), Polypropylene (PP) dan Oriented Polypropylene (OPP).

Masing-masing jenis plastik tersebut memiliki sifat yang berbeda-beda, baik pada titik leleh, kelenturan, kejernihan, hingga ketahanan terhadap suhu.

Plastik terbaik adalah plastik dengan jenis LLDPE, HDPE, PP dan OPP. Pasalnya, jenis-jenis plastik itu akan meleleh atau melunak di atas suhu 100°C. Plastik yang memiliki titik leleh tinggi seperti ini cenderung lebih aman digunakan pada suhuh tinggi, termasuk untuk membuat lontong.

Sementara itu, kantong plastik LDPE memiliki titik leleh yang lebih rendah. Plastik ini akan meleleh jika berada pada suhu 83°C - 98°C. Anda disarankan untuk tidak menggunakan plastik jenis ini di atas suhu tersebut. Namun, jenis plastik ini cukup kuat untuk menyimpan makanan beku non lemak hingga suhu -50°C.

Badan POM menyebut berbagai jenis plastik pada dasarnya bersifat inert alias tidak mudah berinteraksi dan tak menimbulkan bahaya terhadap kesehatan. Akan tetapi, bahan-bahan tambahan seperti pelicin, antioksidan, dan pewarna dalam proses pembuatan plastik, berisiko menggangu kesehatan.

Namun demikian, Anda mungkin akan kesulitan untuk memastikan sendiri jenis plastik yang aman digunakan untuk memasak. Untuk itu, Badan POM mengajak para pelaku usaha untuk menggunakan produk yang sesuai standar dan telah melewati uji migrasi (perpindahan zat dari plastik ke makanan) untuk menjamin keamanannya.

Berdasarkan Peraturan Kepala Badan POM No. HK.03.1.23.07.11.6664 tahun 2011 tentang Pengawasan Kemasan Pangan, di antaranya menyebutkan bahwa plastik untuk kemasan pangan, termasuk untuk membuat lontong, harus memenuhi syarat uji migrasi dan agar setiap plastik yang dijual diberi label dengan jelas, seperti jenis ketahanan panas dan keterangan lainnya.

Penny mengimbau agar masyarakat harus berhati-hati dalam menggunakan plastik untuk memasak, termasuk merebus lontong.

Ia pun berpesan, jika Anda menemukan keraguan atau memerlukan informasi yang lebih jelas seputar penggunaan plastik untuk memasak, Anda dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0812-1-9999-533, e-mail halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

Dengan mendapatkan informasi yang lengkap, Anda tak perlu khawatir lagi soal isu yang beredar tentang penggunaan plastik untuk memasak, seperti isu tentang bahaya akan makan lontong yang dimasak dengan kantong plastik yang beredar di masyarakat.


Kamis, 24 Agustus 2017

Hal Biasa Tapi Sangat Bermanfaat..Yuk, Lakukan Gerakan Simpel ini untuk Mata Lelah

Agar mata Anda tak lelah setelah seharian menatap layar komputer, lakukan gerakan sederhana ini untuk mengistirahatkan mata.

Beberapa jenis pekerjaan memang mengharuskan Anda duduk diam sambil menatap layar komputer. Tapi, tahukah Anda bahwa layar komputer tersebut memancarkan radiasi yang dapat menyebabkan mata terasa perih?

Selain itu, terlalu lama menatap layar komputer juga bisa menjadi penyebab sakit kepala. Di tengah kesibukan dan tumpukan pekerjaan, ada 3 gerakan sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengistirahatkan mata.





    Berkedip

    Berkedip adalah satu kegiatan yang biasa dilakukan mata. Meskipun demikian, ketika Anda fokus menyelesaikan pekerjaan dan terpaku menatap layar komputer, mata mungkin saja lupa berkedip sesering yang dibutuhkan. Akhirnya, mata Anda rentan menjadi lelah, berwarna merah dan dapat menyebabkan sakit kepala.

    Hal ini terjadi karena mata tidak terhidrasi dengan baik. Kondisi seperti inilah yang dapat merusak konsentrasi dan menurunkan produktivitas Anda.

    Agar terhindar dari mata merah dan sakit kepala, beralihlah sejenak dari layar komputer Anda. Duduklah dengan mata terbuka, lalu kedipkan kelopak mata dengan cepat sebanyak 10 kali.

    Setelah itu, tutup mata Anda dan tahan selama 20 detik. Tarik napas panjang dan atur tubuh dalam posisi rileks, misalnya sambil menyandarkan punggung. Ulangi langkah-langkah tersebut sebanyak 5 kali.

    Alihkan fokus mata

    Mengalihkan pandangan mata dari layar komputer dapat membantu Anda merasa lebih baik. Anda bisa mencoba untuk mengalihkan pandangan pada hidung.

    Namun perlu dicatat, latihan ini hanya boleh diterapkan satu kali. Jika melakukannya secara berulang-ulang, Anda bisa mengalami hilang kesadaran alias pingsan.

    Duduklah pada posisi yang nyaman dan aman, letakkan ibu jari Anda di ujung hidung. Fokus pada jari itu sampai kedua mata memandang pada titik yang sama pada hidung.

    Selanjutnya, gerakkan jari maju beberapa sentimeter ke depan hidung. Rilekskan pandangan dan tutup kelopak mata selama 20 detik.

    Nikmati pemandangan

    Setelah menghabiskan berjam-jam di depan layar komputer, tak ada salahnya untuk memberi hadiah pada mata Anda. Bebaskan mata dari kelelahan visual yang diterima dari radiasi layar komputer.

    Manjakan mata dengan menikmati pemandangan berwarna hijau, biru atau warna menenangkan lainnya. Anda bisa pergi ke taman di sekitar kantor atau sekadar berdiri di balik jendela dan mengajak mata berkeliling melihat pemandangan di luar kantor.

    Anda juga boleh memajang foto pemandangan laut atau pantai yang dapat berfungsi membuat mata lebih rileks.


    Pandangi keindahan itu selama 2 menit, kemudian kembalikan pandangan Anda ke sekitar hidung. Setelah itu, kembali beri jarak pandang yang luas pada mata dengan mengajak mata bekeliling kembali. Usai 2 menit, kembalikan lagi pandangan mata ke sekitar hidung.

Lakukan hal itu selama 10 menit untuk menyegarkan kembali mata Anda. Dengan cara ini, mata Anda menjadi lebih segar serta terhindar dari sakit kepala. Anda pun menjadi lebih produktif dan siap kembali bergulat dengan layar komputer.

Selasa, 22 Agustus 2017

Luar biasa 3 Jus Buah Ini Ampuh Hancurkan Batu Ginjal,,Yuk Simak Cara Membuatnya Berikut Ini

Tidak hanya menyegarkan, jus buah berikut ini juga ampuh dalam menghancurkan batu ginjal yang masih berukuran kecil.

Batu ginjal adalah massa keras yang terbentuk dari pengendapan kristal yang ada di urine. Pada beberapa kasus, batu ginjal harus diangkat melalui cara operasi. Namun jika hanya berukuran 4 mm atau kurang, sekitar 90% kasus batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya melalui urine.

Jika Anda didiagnosis menderita batu ginjal dan dokter belum menganjurkan untuk operasi, Anda bisa mencoba 3 jenis jus buah di bawah ini untuk membantu menghancurkan batu ginjal:






    Jus Lemon

    Lemon mengandung sitrat yang dapat menghambat pertumbuhan batu ginjal. Mengonsumsi jus lemon dapat membantu Anda mencegah batu ginjal membesar dalam waktu singkat.

    Menurut Dr. Roger Sur dari University of California San Diego Comprehensive Kidney Stone Center, selain sitrat, lemon juga memiliki kandungan lain yang ampuh menghancurkan batu ginjal.

    “Lemon mengandung potasium tinggi, yang berperan dalam fungsi ginjal dan berkontribusi terhadap alkalizing urine,” katanya, seperti dikutip dari livestrong.

    Untuk membuat jus lemon sebagai pencahar batu ginjal, Anda bisa mengambil 2 sampai 4 buah lemon. Iris lemon tersebut, kemudian peras dan saring untuk memisahkan bijinya. Campurkan perasan lemon dengan 1 liter air mineral. Minum campuran tersebut pada pagi dan malam hari secara rutin dan teratur.

    Jus Semangka

    Jus semangka baik untuk menghancurkan batu ginjal. Sebab buah semangka mengandung banyak potasium, yang memiliki sederet manfaat baik bagi ginjal manusia. Baiknya, jus buah semangka juga dapat membantu mengatur kadar asam dalam urine Anda.

    Cuka Apel

    Mengutip boldsky, cuka apel adalah satu pilihan yang bisa Anda konsumsi untuk menghancurkan batu ginjal. Untuk hasil terbaik, campurkan cuka apel dengan jus lemon. Selain menghancurkan batu ginjal, campuran ini juga ampuh untuk mencegah batu ginjal terjadi lagi setelah Anda sembuh.

    Cuka apel mengandung asam sitrat yang dapat membantu melarutkan batu ginjal. Cuka apel pun membantu alkalizing darah dan urine, serta meningkatkan asam lambung untuk mencegah pembentukan batu baru.

Sebenarnya risiko batu ginjal dapat diperkecil dengan memenuhi kebutuhan cairan harian, serta berolahraga secara rutin. Karena itu, pastikan Anda minum air putih sebanyak 2-3 liter per hari, dan berolahraga selama 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.

Namun ingat, tindakan di atas hanya memperkecil risikonya saja. Karena pada dasarnya, pembentukan batu ginjal berdasarkan banyak faktor, salah satunya pola makan. Jadi, Anda juga perlu menjaga pola makan agar tubuh Anda senantiasa sehat.


Senin, 14 Agustus 2017

Melakukan Donor Darah Secara Rutin Sebanyak 4 Kali Dalam Setahun Dengan Interval Setiap 3 Bulan, Ini Yang Akan Terjadi Pada Tubuh Anda

Tak hanya bermanfaat bagi si penerima darah, donor darah juga bermanfaat bagi tubuh si pendonor. Berikut penyakit yang bisa dicegah hanya dengan rutin donor darah :



  1. Penyakit jantung
    Menurut American Journal of Epidemiology, kegiatan donor darah dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 33% dan serangan jantung sebesar 88%.

    American Medical Association mengatakan dengan mendonasikan darah setiap 6 bulan dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke pada usia 43 hingga 61 tahun. 
  2. Mencegah kanker
    Donor darah membantu menurunkan risiko terkena kanker. Dengan mendonasikan darah, cadangan zat besi dalam tubuh dapat dijaga dalam jumlah yang sesuai sehingga memberikan perlindungan dari bahaya kanker. 

  3. Awet muda
    Dengan rutin mendonor darah, sel darah akan terus beregenerasi sehingga menjaga tubuh tetap sehat. Selain itu, anda dapat terhindar dari stres dan merasa bahagia akibat menolong orang lain. 
  4. Obesitas
    Saat mendonorkan darah Anda sebanyak 450 ml, tanpa disadari Anda telah membakar sebanyak 650 kalori. Sehingga dengan rutin mendonorkan darah, anda dapat menjaga berat badan tetap ideal.
Anda dapat melakukan donor darah secara rutin sebanyak 4 kali dalam setahun dengan interval setiap 3 bulan. Dengan begitu Anda dapat terhindar dari berbagai penyakit.

Sumber : klikdokter